Load Balancing dan Failover Internet dengan MikroTik

Load Balancing dan Failover Internet dengan MikroTik
Banyak bisnis menggunakan lebih dari satu jalur internet (misalnya dari dua ISP berbeda) agar koneksi tetap tersedia meski salah satu jalur bermasalah. MikroTik mendukung skema ini lewat load balancing dan failover.
Load Balancing vs Failover
- Load balancing membagi trafik ke beberapa jalur internet secara bersamaan agar bandwidth total lebih besar dan merata.
- Failover menjaga koneksi tetap jalan dengan otomatis berpindah ke jalur cadangan saat jalur utama mati, tanpa membagi trafik saat kondisi normal.
Metode PCC (Per Connection Classifier)
PCC adalah salah satu metode load balancing paling umum di MikroTik. Prinsipnya, setiap koneksi (bukan per paket) dikelompokkan berdasarkan kombinasi IP source/destination, lalu diarahkan secara konsisten ke salah satu jalur ISP.
1. Tandai Koneksi dengan Mangle
/ip firewall mangle
add chain=prerouting in-interface=bridge-lan connection-state=new \
per-connection-classifier=both-addresses:2/0 action=mark-connection new-connection-mark=isp1-conn
add chain=prerouting in-interface=bridge-lan connection-state=new \
per-connection-classifier=both-addresses:2/1 action=mark-connection new-connection-mark=isp2-conn
2. Tandai Routing Berdasarkan Connection Mark
/ip firewall mangle
add chain=prerouting connection-mark=isp1-conn action=mark-routing new-routing-mark=to-isp1
add chain=prerouting connection-mark=isp2-conn action=mark-routing new-routing-mark=to-isp2
3. Buat Rute untuk Masing-Masing Jalur ISP
/ip route
add gateway=203.0.113.1 routing-mark=to-isp1 check-gateway=ping
add gateway=198.51.100.1 routing-mark=to-isp2 check-gateway=ping
Opsi check-gateway=ping penting agar MikroTik tahu jika gateway mati dan bisa mengalihkan trafik.
4. Rute Default sebagai Cadangan
Tambahkan dua rute default dengan distance berbeda supaya salah satu jalur tetap dipakai sebagai jalur utama meski PCC sedang tidak aktif untuk trafik tertentu:
/ip route
add gateway=203.0.113.1 distance=1 check-gateway=ping
add gateway=198.51.100.1 distance=2 check-gateway=ping
Dengan distance berbeda, jika gateway distance=1 mati, MikroTik otomatis memakai gateway distance=2 sebagai failover — tanpa perlu skrip tambahan.
Tips Tambahan
- Gunakan Netwatch untuk memantau status kedua jalur ISP dan mengirim notifikasi saat salah satu putus.
- Pastikan DNS dan NAT masquerade tetap berjalan untuk kedua interface WAN.
- Uji failover secara berkala dengan mencabut salah satu jalur untuk memastikan otomatisasi benar-benar berfungsi saat dibutuhkan.
